Tiap Menit, Empat Siswa Putus Sekolah

SOLO, suaramerdeka.com – Dunia pendidikan di Indonesia tampaknya masih harus menjadi keprihatinan bersama. Sebab setiap menit ada empat anak yang putus sekolah. Hal itu dikemukakan Pengamat Pendidikan Muhammad Zuhdan Pada kesempatan itu, Zuhdan mengatakan bahwa tercatat ada 1,3 juta anak usia 7-15 tahun di Indonesia terancam putus sekolah.
Setiap menit ada empat anak yang putus sekolah. Sementara dari sisi pengajar, sebanyak 1,44 juta guru dari 2,92 guru di Indonesia belum berpendidikan Strata 1 (S-1). Jumlah itu setara dengan 49,3 persen dari total guru di Indonesia.
“Dari sisi kualitas guru bisa dikatakan masih rendah,” ujar Zuhdan, di depan peserta Seminar Nasional Pendidikan Berperspektif Global: Akar Perubahan Sistem Pendidikan Indonesia, di Solo, belum lama ini.
Namun demikian, lanjut Zuhdan, di Indonesia saat ini juga masih kekurangan guru. Perbandingan guru untuk sekolah di perkotaan, desa dan daerah terpencil masing-masing 21 persen, 37 persen, dan 66 persen. Guru yang memiliki kualitas bagus enggan ditempatkan di daerah jauh dan terpencil. “Padahal semestinya ada pemerataan,” ujarnya.
Berdasarkan data Education For All (EFA) atau indeks pembangunan pendidikan untuk semua, pendidikan di Indonesia mengalami penurunan peringkat dari 65 pada 2012 menjadi peringkat 69 pada 2011 dari 127 negara di dunia.
“Variabel bisa diukur dari kualitas guru yang rendah, anak putus sekolah, kurikulum yang tidak memenuhi standar dan infrastruktur yang buruk,” jelasnya.

sumber:http://www.suaramerdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: